Kenapa Lombok Timur tempat yang tepat untuk investasi?
Ada sejumlah alasan kenapa mesti berusaha dan menanamkan modal di Kabupaten Lombok Timur.
Yang pertama tentu saja potensi sumber daya alam dari kabupaten Lombok Timur yang menjanjikan untuk dikembangkan pada berbagai bidang usaha.
Pertama-tama di sektor pariwisata, Lombok Timur memiliki pesona alam yang tidak kalah dibanding daerah lainnya dan menunggu investasi untuk pembangunan hotel dan restoran.
Pantai Pink di Sekaroh Jerowaru misalnya memiliki pantai yang berwarna merah muda dan sudah menjadi perhatian dari para wisatawan dunia. Pantai Beloam masih di Sekaroh juga sudah dimasukkan pada urutan ke tiga, dari 10 pantai terindah di dunia oleh salah satu majalah travel ternama; Harper's Bazaar yang berkantor pusat di London. Lalu pantai Kaliantan desa Seriwe Jerowaru, menurut para tamu dari Hotel Ekas Break, adalah tempat terbaik di Indonesia untuk kegiatan kite surving atau selancar layang-layang.
Lalu wisata pendakian ke Gunung Rinjani pada tahun 2015 saja didaki oleh 70.705 orang. Jumlah itu meningkat pesat dibanding dengan tahun 2011 yaitu yang masih 15.030 orang. Sebuah peningkatan yang mencapai 370%.
Sebelum mencapai Gunung Rinjani, wisatawan akan melewati kawasan wisata Sembalun, yang pada tahun 2016 mendapatkan penghargaan sebagai Destinasi Bulan Madu Ramah Wisatawan Muslim Terbaik atau Halal Honeymoon Destination Award tingkat dunia.
Pada sektor pertanian khususnya pertanian tanaman pangan ada beberapa komoditi unggulan yang bisa dikembangkan di Lombok Timur yaitu; Jagung, Ubi Kayu, Cabe, Bawang Putih, Kentang, Pisang dan lainnya. Untuk komoditi cabe Lombok Timur merupakan daerah penyangga nasional dengan produksi tahun 2015 mencapai 53.342 ton yang merupakan 85% produksi cabe provinsi NTB.
Di sektor perkebunan ada tembakau virginia dan tembakau rakyat, lalu kelapa, jambu mete, jarak pagar, dan lainnya. Dan areal serta produksi tembakau virginia di Lombok Timur merupakan yang terbesar secara nasional.
Kemudian pada usaha peternakan; penggemukan dan pengembangan sapi bali serta kambing merupakan usaha yang memiliki prospek yang cerah. Demikian pula dengan ayam baik ayam petelur maupun pedaging, adalah bidang usaha yang tetap menjanjikan sejalan dengan semakin tingginya permintaan masyarakat.
Tidak kalah juga dengan potensi bidang perikanan dan kelautan yaitu yang menawarkan berbagai komoditi unggulan seperti perikanan tangkap, budidaya udang, ikan kerapu, rumput laut, mutiara, dan ikan air tawar.
Dan di perut bumi Lombok Timur tersimpan juga bahan tambang seperti batu apung, pasir besi, emas, energi panas bumi, dan lainnya.
Lalu yang kedua adalah dari segi kemampuan daya beli masyarakat. Sebagian besar masyarakat Lombok Timur berprofesi sebagai petani dengan menikmati tingkat harga yang cukup bagus dalam beberapa tahun terakhir, sehingga memiliki daya beli yang tinggi, termasuk petani cabai. Demikian pula dengan para TKI yang keluarganya mendapatkan remitan dari bekerja di luar negeri. Data dari 2011 sampai 2016 Lombok Timur menempati urutan tertatas nasional dalam jumlah TKI dengan total mencapai 156.170 orang.
Jadi potensi sumber daya alam dan kemampuan daya beli masyarakat di Lombok Timur sangat layak untuk dipertimbangkan dalam memulai investasi.
Berikut ini dipaparkan potensi dan peluang investasi pada berbagai sektor usaha di Kabupaten Lombok Timur;
Ada sejumlah alasan kenapa mesti berusaha dan menanamkan modal di Kabupaten Lombok Timur.
Yang pertama tentu saja potensi sumber daya alam dari kabupaten Lombok Timur yang menjanjikan untuk dikembangkan pada berbagai bidang usaha.
Pertama-tama di sektor pariwisata, Lombok Timur memiliki pesona alam yang tidak kalah dibanding daerah lainnya dan menunggu investasi untuk pembangunan hotel dan restoran.
Pantai Pink di Sekaroh Jerowaru misalnya memiliki pantai yang berwarna merah muda dan sudah menjadi perhatian dari para wisatawan dunia. Pantai Beloam masih di Sekaroh juga sudah dimasukkan pada urutan ke tiga, dari 10 pantai terindah di dunia oleh salah satu majalah travel ternama; Harper's Bazaar yang berkantor pusat di London. Lalu pantai Kaliantan desa Seriwe Jerowaru, menurut para tamu dari Hotel Ekas Break, adalah tempat terbaik di Indonesia untuk kegiatan kite surving atau selancar layang-layang.
Lalu wisata pendakian ke Gunung Rinjani pada tahun 2015 saja didaki oleh 70.705 orang. Jumlah itu meningkat pesat dibanding dengan tahun 2011 yaitu yang masih 15.030 orang. Sebuah peningkatan yang mencapai 370%.
Sebelum mencapai Gunung Rinjani, wisatawan akan melewati kawasan wisata Sembalun, yang pada tahun 2016 mendapatkan penghargaan sebagai Destinasi Bulan Madu Ramah Wisatawan Muslim Terbaik atau Halal Honeymoon Destination Award tingkat dunia.
Pada sektor pertanian khususnya pertanian tanaman pangan ada beberapa komoditi unggulan yang bisa dikembangkan di Lombok Timur yaitu; Jagung, Ubi Kayu, Cabe, Bawang Putih, Kentang, Pisang dan lainnya. Untuk komoditi cabe Lombok Timur merupakan daerah penyangga nasional dengan produksi tahun 2015 mencapai 53.342 ton yang merupakan 85% produksi cabe provinsi NTB.
Di sektor perkebunan ada tembakau virginia dan tembakau rakyat, lalu kelapa, jambu mete, jarak pagar, dan lainnya. Dan areal serta produksi tembakau virginia di Lombok Timur merupakan yang terbesar secara nasional.
Kemudian pada usaha peternakan; penggemukan dan pengembangan sapi bali serta kambing merupakan usaha yang memiliki prospek yang cerah. Demikian pula dengan ayam baik ayam petelur maupun pedaging, adalah bidang usaha yang tetap menjanjikan sejalan dengan semakin tingginya permintaan masyarakat.
Tidak kalah juga dengan potensi bidang perikanan dan kelautan yaitu yang menawarkan berbagai komoditi unggulan seperti perikanan tangkap, budidaya udang, ikan kerapu, rumput laut, mutiara, dan ikan air tawar.
Dan di perut bumi Lombok Timur tersimpan juga bahan tambang seperti batu apung, pasir besi, emas, energi panas bumi, dan lainnya.
Lalu yang kedua adalah dari segi kemampuan daya beli masyarakat. Sebagian besar masyarakat Lombok Timur berprofesi sebagai petani dengan menikmati tingkat harga yang cukup bagus dalam beberapa tahun terakhir, sehingga memiliki daya beli yang tinggi, termasuk petani cabai. Demikian pula dengan para TKI yang keluarganya mendapatkan remitan dari bekerja di luar negeri. Data dari 2011 sampai 2016 Lombok Timur menempati urutan tertatas nasional dalam jumlah TKI dengan total mencapai 156.170 orang.
Jadi potensi sumber daya alam dan kemampuan daya beli masyarakat di Lombok Timur sangat layak untuk dipertimbangkan dalam memulai investasi.
Berikut ini dipaparkan potensi dan peluang investasi pada berbagai sektor usaha di Kabupaten Lombok Timur;
Komentar
Posting Komentar